BMTI dan PSSP IPB Kembangkan Penangkaran Monyet Ekor Panjang untuk Mendukung Riset Biomedis

Bogor – PT Biomedical Technology Indonesia (BMTI), anak perusahaan PT Bogor Life Science and Technology (BLST), bersama Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) IPB University mengembangkan dan mengelola Macaque Breeding Facility, fasilitas penangkaran monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) untuk memenuhi kebutuhan penelitian di bidang biomedis.

Monyet ekor panjang merupakan primata asli Asia Tenggara yang memiliki karakteristik biologis yang mendekati manusia. Karakteristik tersebut menjadikan spesies ini sebagai salah satu hewan model yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk pengembangan obat, vaksin, serta inovasi di bidang kesehatan.

Melalui Macaque Breeding Facility, BMTI dan PSSP IPB menyediakan primata berkualitas untuk kebutuhan penelitian dengan mengedepankan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare), biosekuriti, serta standar operasional yang ketat. Seluruh proses pemeliharaan dan pengembangbiakan dilaksanakan secara profesional dengan memperhatikan kesehatan dan kualitas satwa sebagai hewan model penelitian.

Kolaborasi antara BMTI dan PSSP IPB menjadi wujud sinergi antara dunia industri dan akademik dalam mendukung pengembangan riset biomedis. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mendukung penelitian di bidang biomedis, farmasi, penyakit infeksi, pengembangan vaksin, hingga inovasi teknologi kesehatan.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang biomedis dan bioteknologi, BMTI terus berkomitmen menghadirkan layanan penelitian yang berkualitas melalui pengembangan fasilitas laboratorium hewan, layanan Contract Research Organization (CRO), serta berbagai layanan pendukung penelitian lainnya. Pengembangan Macaque Breeding Facility menjadi salah satu bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang kesehatan.

Melalui kolaborasi dengan PSSP IPB, BMTI terus berupaya menjadi mitra terpercaya bagi perguruan tinggi, lembaga penelitian, industri, maupun pemerintah dalam memenuhi kebutuhan penelitian dan mendorong pengembangan inovasi di bidang kesehatan dan ilmu pengetahuan.