Perkuat Ketahanan Bisnis dan Tata Kelola, BLST Group Gelar Pelatihan Corporate Risk Management

Bogor, 12 Juni 2026 – BLST menyelenggarakan Awareness Training of Corporate Risk Management yang diikuti oleh Direksi dan Manajemen BLST serta Anak Perusahaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat penerapan manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh grup usaha.

Pelatihan menghadirkan dua praktisi dan ahli manajemen risiko, yaitu Bapak Don Rozano Sigit dan Bapak Doddi Madya Judanto, yang memberikan wawasan terkait konsep, strategi, serta implementasi manajemen risiko dalam mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya identifikasi, pengukuran, mitigasi, dan pengendalian risiko dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan.

Direktur BLST, Bapak Luhur Budiyarso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai pentingnya pengelolaan risiko yang terintegrasi sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan dan penyusunan strategi bisnis perusahaan.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan dan peluang dalam penerapan manajemen risiko di lingkungan perusahaan. Diskusi berlangsung dinamis dengan fokus pada penguatan budaya sadar risiko (risk awareness culture), integrasi manajemen risiko dalam proses bisnis, serta peran kepemimpinan dalam memastikan efektivitas implementasi manajemen risiko di setiap unit usaha.

Melalui kegiatan Training Corporate Risk Management ini, BLST terus memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin kompleks. Penguatan kompetensi manajemen risiko diharapkan dapat mendukung terciptanya proses bisnis yang lebih adaptif, akuntabel, dan berkelanjutan, sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

BLST berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan melalui pengembangan sumber daya manusia, penguatan sistem manajemen risiko, serta penerapan praktik bisnis yang profesional guna menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.